Antika beloved

Antika beloved
Assalamu'alaikum

Kamis, 24 April 2014

HORMON PROLAKTIN



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Di dalam tubuh manusia banyak terdapat hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Hormon-hormon tersebut memiliki fungi masing-masing yang tentunya bertujuan memperlancar berlangsungnya kehidupan manusia. Salah satu hormon yang dihasilkan oleh tubuh adalah hormon prolaktin.
Hormon Prolaktin adalah suatu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary yang berfungsi untuk melepaskan ASI. Hormon prolaktin memiliki indikasi tertentu. Artinya hanya digunakan jika terdapat suatu indikasi yang mengharuskan seseorang mengkonsumsi hormon ini. Walaupun pada dasarnya di dalam tubuh manusia, prolaktin dapat diproduksi. Tiap manusia memiliki kadar prolaktin yang berbeda-beda bergantung pada nutrisi dan gaya hidupnya. Terutama dari manajemen laktasi yang benar.
Setiap isapan bayi pada payudara ibunya akan merangsang ujung saraf di sekitar payudara. Rangsangan ini diantar ke bagian depan kelenjar hipofisa untuk memproduksi prolaktin. Prolaktin dialirkan oleh darah ke kelenjar payudara dan akan merangsang pembuatan ASI.
Kejadian dari perangsangan payudara sampai pembuatan ASI disebut refleks Produksi ASI atau Refleks Prolaktin, dansemakin sering ibu menyusui bayinya, akan semakin banyak pula produksi ASI-nya. Semakin jarang ibu menyusui, maka semakin berkurang jumlah produksi ASI-nya.
Pada efek lain prolaktin, prolaktin mempunyai fungsi penting lain, yaitu menekan fungsi indung telur (Ovarium), dan akibatnya dapat memperlambat kembalinya fungsi kesuburan dan haid, dengan kata lain ASI eksklusif dapat menjarangkan kehamilan. (Roesli, 2001).






1.2  Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan hormon prolaktin?
2.      Apa manfaat hormon prolaktin?
3.      Bagaimana mekanisme hormon prolaktin?
4.      Apa Indikasi dan kontra indikasi hormon prolaktin?
5.      Bagaimana hubungan hormon prolaktin dengan ASI?
6.      Apa saja contoh jenis obat hormon prolaktin?

1.3  Tujuan
Tujuan Umum
Mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan dapat mengetahui Hormon Prolaktin.
Tujuan khusus
a.    Mahasiswa mengetahui jenis dan kegunaan dari hormon prolaktin.
b.    Mahasiswa mengetahui indikasi dan kontra indikasi dari hormon prolaktin.
c.    Mahasiswa mengetahui mekanisme kerja dari hormon prolaktin.
d.   Mahasiswa mengetahui terapi alam yang memiliki efek sejenis dengan hormon prolaktin


BAB II
PEMBAHASAN

2.1.  Definisi Hormon Prolaktin
Hormon adalah zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah dari suatu kelenjar atau organ, yang mempengaruhi kegiatan di dalam sel-sel.Sebagian besar hormon merupakan protein yang terdiri dari rantai asam amino dengan panjang yang berbeda-beda. Sisanya merupakan steroid, yaitu zat lemak yang merupakan derivat dari kolesterol.Hormon dalam jumlah yang sangat kecil bisa memicu respon tubuh yang sangat luas. Hormon terikat kepada reseptor di permukaan sel atau di dalam sel. Ikatan antara hormon dan reseptor akan mempercepat, memperlambat atau merubah fungsi sel. Pada akhirnya hormon mengendalikan fungsi dari organ secara keseluruhan.
Hormon prolaktin terdapat pada sebagian besar hewan termasuk manusia. Prolaktin merupakan anggota dari hormon polipeptida berdasarkan sekuen asam amino yang homolog. Prolaktin diproduksi oleh sel yang terdapat pada anterior pituitary.
2.1.1. Struktur Prolaktin
Hormon pertumbuhan, prolaktin dan placental laktogen merupakan anggota dr hormon polipeptida yang signifikan dengan sekuen asam amino yang homolog. Struktur prolaktin pada manusia terdiri atas rantai tunggal asam amino dengan ikatan di sulfida (S-S). Pada asam amino terminal, terdiri atas 199 asam amino. Dengan penambahan ikatan disulfida pada asam amino ke tiga antara Cys-4 dan Cys-11.
2.1.2. Struktur gen Prolaktin.
Pada dasarnya struktur prolaktin hampir mirip dengan struktur hormon pertumbuhan dan placental laktogen. Karena ketiganya dihasilkan dari prekursor yang sama. Pada manusia dan tikus, sepanjang cDNA dari mRNA sekuen homolog ketiga hormon tersebut hampir sama persis.
1.      Reseptor prolaktin terdapat pada jaringan-jaringan antara lain :
a.       Kelenjar glandula mamae normal
b.      Mammary tumor
c.       Liver
d.      Pancreas
e.       Ginjal
f.       Adrenal
g.      Placenta
h.      Ovary : Sel granulosa dan corpus luteum
i.        Testis : Sel leydig
j.        Epididimis
k.      Seminal vesikel
l.        Prostat
m.    Lymphosit
n.      Choroid plexus
o.      Hypotalamus

2.      Struktur reseptor
Reseptor prolaktin merupakan glikoprotein. Dari hasil kloning dan sekuensing cDNA-nya diketahui bahwa reseptor prolaktin monomerik dan terentang melewati membran. Bagian ekstra selular terdiri atas 5 sistein dan 3 potensial Asb sites. Pada manusia ukuran reseptor prolaktin sama dengan reseptor hormon pertumbuhan.

3.      Regulasi jumlah reseptor
Regulasi reseptor prolaktin kebanyakan diteliti di bagian liver. Diketahui bahwa hal ini berkaitan dengan peningkatan pubersitas dan juga selama kehamilan dan laktasi. Konsentrasi sirkulasi dan faktor periferal dari hormon sex juga berperan penting sebagai regulator. Reseptor dapat menaikkan atau menurunkan fungsi regulasi tergantung dari interaksi hormon dan reseptor.

2.2      Fungsi Hormon Prolaktin
a.    Berperan dalam pembesaran alveoli dalm kehamilan
b.    Mempengaruhi inisiasi kelenjar susu dan mempertahankan laktasi.
c.    Menstimulasi sel di dalam alveoli untuk memproduksi ASI
d.   Hormon ini juga mengatur metabolisme pada ibu, sehingga kebutuhan zat oleh .

2.3.   Mekanisme Hormon Prolaktin
Ketika bayi menyusu, rangsangan sensorik itu dikirim ke otak. Otak kemudian bereaksi mengeluarkan hormon Prolaktin yang masuk ke dalam aliran darah menuju kembali ke payudara. Hormon Prolaktin merangsang sel-sel pembuat susu untuk bekerja, memproduksi susu.
Sel-sel pembuat susu sesungguhnya tidak langsung bekerja ketika bayi menyusu. Sebagian besar hormon Prolaktin berada dalam darah selama kurang lebih 30 menit, setelah proses menyusui. Jadi setelah proses menyusu selesai, barulah sebagian Prolaktin terdapat ada sebagian besar hewan termasuk manusia. Prolaktin, hormon pertumbuhan (Growth Hormone) dan Placental Lactogen (PL atau chorionic somatomammotropin (CS)), merupakan anggota dari polipeptida berdasarkan sekuen asam amino yang homolog. Prolactin diproduksi oleh sel yang terdapat pada anterior pituitary, fungsi utama yaitu menginduksi dan pemeliharaan laktasi pada mamalia.
Kelenjar pituitary adalah suatu struktur yang terletak dasar otak. Pada kebanyakan vertebrata, kelenjar ini terdiri atas tiga lobus: anterior, intermediet dan posterior. Lobus intermediet terdapat dalam kelenjar pituitari bayi tetapi pada orang dewasa hanya merupakan sisa (vestige). Meskipun kecil ukuranya, kelenjar pituitari memegang peranan penting dalam koordinasi kimia tubuh. Sering disebut ”nahkoda” (master gland), karena banyak sekresinya mengontrol kelenjar endokrin lainnya. Sejumlah penelitian telah dilakukan mengenai kelenjar pituitari. Beberapa hormon dihasilkan dari lobus anterior, salah satunya yaitu hormon prolaktin.
Pada organ glandula mamae, prolaktin secara spesifik menstimulasi sintesis DNA dan proliferasi sel epitel, dan juga sintesis protein susu (casein, lactalbumin), asam lemak bebas, dan laktosa. Prolaktin secara spesifik menstimulasi laju transkripsi gen protein susu sehingga menyebabkan stabilisasi produksi mesengger RNA. Efek prolaktin pada sintesis DNA dan produksi kasein pada jaringan mammary in vitro digambarkan pada grafik berikut:

Efek prolaktin pada beberapa organ
Organ
Efek
Glandula mamae
Sintesis DNA

Proliferasi sel

Sintesis protein susu

Sintesis FFA

Sintesis laktosa
Tumor mammary
Prolaktin-induced protein
Ovary
Corpus Luteum:
Maintenance atau regresi
Limfosit
Immunostimulasi
Ovary dan testis
Steroid biosintesis
Liver
Sintesis RNA

Stimulasi dekarboksilasi ornitin
Ginjal, amnion, choroid plexus
Osmoregulasi


2.4.  Indikasi dan Kontra Indikasi
2.4.1 Indikasi
Pembentukan air susu pada pria atau wanita yang tidak sedang dalam masa menyusui.


2.4.2 Kontra indikasi
Penyebabnya adalah prolaktinoma (tumor yang menghasilkan prolaktin) pada kelenjar hipofisa. Pada saat terdiagnosis biasanya prolaktinoma ini ukurannya kecil, tetapi pada pria tumor ini cenderung membesar. Pembentukan prolaktin yang berlebihan dan terjadinya galaktore juga bisa dirangsang oleh obat-obatan seperti fenotiazin, obat tertentu untuk tekanan darah tinggi (terutama metildopa) dan narkotik. Penyebab lainnya yang mungkin adalah hipotiroidisme.

2.5  Hubungan hormone prolaktin dengan ASI
Walaupun estrogen dan progesteron penting bagi perkembangan fisik payudara selama kehamilan, kedua hormon ini juga mempunyai efek khusus untuk menghambat sekresi susu sebenarnya. Di pihak lain hormon prolaktin mempunyai efek yang tepat berlawanan, meningkatkan sekresi air susu. Hormon ini disekresikan oleh glandula pituitaria ibu dan konsentrasinya dalam darah ibu terus meningkat sejak minggu kelima kehamilan sampai kelahiran bayi, saat ini meningkat ke kadar sangat tinggi, biasanya sepuluh kali dari kadar tidak hamil dan normal. Disamping itu plasenta mensekresikan banyak somatotropin korionik manusia, yang juga mempunyai sifat laktogenik ringan, jadi menyokong prolaktin dari pituitaria ibu. Bahkan hanya beberapa mililiter cairan disekresikan tiap hari sampai bayi lahir. Cairan ini dinamakan kolostrum. Kolostrum pada hakekatnya mengandung protein dan laktosa yang sama jumlahnya seperti susu, tetapi hampir tidak mengandung lemak, dan kecepatan maksimum pembentukannya sekitar 1/100 kecepatan pembentukan susu selanjutnya.
Tidak adanya laktasi selama kehamilan disebabkan efek penekanan progesteron dan estrogen, yang disekresikan dalam jumlah sangat besar selama plasenta masih dalam uterus dan yang benar-benar mengurangi efek laktogenik prolaktin dan somatomamotropin korionik manusia. Akan tetapi, segera setelah bayi dilahirkan, hilangnya estrogen dan progesteron yang disekresi plasenta secara mendadak sekarang memungkinkan efek laktogenik prolaktin dari kelenjar hipofisis ibu mengambil peranan alamiahnya dan dalam dua atau tiga hari kelenjar mammae mulai menyekresikan susu dalam jumlah besar sebagai ganti kolostrum.
Setelah kelahiran bayi, kadar basal sekresi prolaktin kembali ke kadar sebelum hamil dalam beberapa minggu berikutnya. Setiap ibu menyusukan bayinya isyarat syaraf dari putting susu ke hipotalamus menyebabkan gelora sekresi prolaktin hampir sepuluh kali lipat yang berlangsung sekitar satu jam. Sebaliknya prolaktin bekerja atas payudara untuk menyiapkan susu bagi periode pnyusuan berikutnya. Bila gelora prolaktin ini tak ada, jika ia dihambat sebagai akibat kerusakan hipotalamus atau hipofisis, atau jika penyusuan tidak kontinyu maka payudara kehilangan kesanggupannya untuk menghasilkan susu dalam beberapa hari. Tetapi produksi susu dapat kontinyu selama beberapa tahun jika anak mengisap secara kontinyu, tetapi normalnya kecepatan pembentukan susu sangat menurun dalam tujuh sampai sembilan bulan.

2.6    Contoh jenis obat hormone prolaktin

a.      Bromokriptin
Bromocriptine mengurangi kadar prolaktin. Prolactin adalah hormon yang penting untuk memproduksi ASI dan tingkat kesuburan normal pada wanita. Bromocriptine juga mempengaruhi senyawa kimia yang disebut Dopamin yang diproduksi secara alami oleh tubuh.
Indikasi
Bromocriptine diindikasi untuk mengobati amenorrhea, ketidaksuburan pada wanita; pengeluaran ASI yang tidak normal; hypogonadisme; penyakit Parkinson; dan acromegaly, kondisi dimana terlalu banyak hormon pertumbuhan pada tubuh.
Mekanisme kerja
Ada dua cara bagaimana terapi Bromokriptin mempengaruhi prolactinomas :
·         Pertama
Mereduksi level serum dari prolaktin, sehingga mengurangi efek fisiologisnya (seperti amenorrhea, galactorrhea, ketidaksuburan dan kehilangan libido).
·         Kedua
Mengurangi ukuran pituitary adenomas yang mengeluarkan prolaktin. Meskipun hampir semua respon prolactinomas terhadap terapi Bromokritin dengan mengurangi ukuran dan pengeluaran prolaktin, kedua aspek respon dari terapi tersebut terkadang saling mempengaruhi. Kurangnya respon terapi pada ukuran atau tidak mampunya menurunkan kadar prolaktin ke kadar normal biasanya diindikasikan untuk melakukan operasi.
Dosis
1.      Prolaktinoma : mula-mula 1-1.25 mg menjelang tidur, ditingkatkan menjadi 5 mg setiap 6 jam  (kadang perlu ditingkatkan sampai 30 mg)
2.      Cyclical Benign Breast Disease (nyeri payudara terutama menjelang haid) : mula-mula 1-1.25 mg menjelang tidur, ditingkatkan menjadi 2.5 mg sehari 2 kali
3.      Galaktorea : mula-mula 1-1.25 mg menjelang tidur, ditingkatkan menjadi 7.5 mg dalam  beberapa kali pemberian, kalau perlu dinaikkan sampai maksimum 30 mg/hari
4.      Penekanan menyusui : 2.5 mg/hari pada hari pertama (untuk mencegah) atau selama 2-3   hari (untuk menekan), dilanjutkan dengan 2 kali 2.5 mg per hari selama 14 hari.
Efek samping
1.            Mual dan muntah
2.            Gangguan lambung-usus
3.            Halusinasi dan gangguan tidur terutama pada dosis tinggi
4.            Penurunan tekanan darah, bradikardia, dan gangguan aliran darah perifer (kadang-  kadang terjadi)

2. Terapi alam yang memiliki efek sejenis                                 
a.      Nutrisi
       Setelah makan dapat terjadi peningkatan kadar prolaktin. Protein yang terdapat di dalam suatu makanan sangat berperan terhadap pengeluaran prolaktin. Asam amino tirosin dan triptofan yang terdapat dalam protein, memiliki kemampuan memicu pengeluaran prolaktin. Makanan hanya meningkatkan prolaktin pada orang yang sehat saja. Selain makanan, minuman seperti bir juga memicu pengeluaran prolaktin.



b.      Temperatur
20 menit setelah mandi sauna yang panas terjadi pengikatan prolaktin. Peningkatan suhu lingkungan selama 1 jam dari 27 derjat celcius menjadi 45 derajat celcius meningkatkan prolaktin sebanyak 53%.
c.       Olahraga
Olah raga yang berat juga dapat meningkatkan prolaktin. Bila memakan makanan yang banyak mengandung lemak setelah olahraga yang berat, maka kadar prolaktin meningkat lebih tinggi dibandingkan memakan makanann yang kaya akan karbohidrat. Rangsangan pada payudara juga dapat meningkatkan kadar prolaktin.




BAB III
PENUTUP

3.1.  Kesimpulan
Di dalam tubuh manusia, terdapat banyak macam hormon sesuai dengan fungsinya masing-masing. Pada makalah ini yang kami bahas adalah mengenai hormon prolaktin. Hormon prolaktin adalah suatu hormon yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary di lobus anterior.
Fungsi utama hormon prolaktin adalah sebagai pelancar produksi air susu. Dengan adanya manajemen laktasi yang benar, dengan cara menyusukan bayi kapan pun bayi memerlukan, maka prolaktin akan semakin meningkat.
3.2.  Saran
Dikarenakan hormon prolaktin sangat penting dalam kehidupan manusia, terutama bagi ibu meyusui untuk membantu melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, penulis memberikan saran sebagai berikut:
1.      Kepada bidan selaku tenaga kesehatan
Bidan dapat menganjurkan kepada ibu-ibu untuk memberikan ASI saja kepada bayinya agar hormon prolaktin yang ada di dalam tubuhnya dapat meningkat.
2.      Kepada ibu-ibu menyusui
Ibu-ibu menyusui tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan ASI yang dimilikinya. Mereka harus tetap menyusui anaknya sesering mungkin agar didapatkan hasil yang terbaik bagi ibu dan anaknya.


Kamis, 02 Januari 2014

Konflik di Ambon 2011




Kerusuhan Ambon 2011





Kerusuhan Ambon 2011 adalah serangkaian kerusuhan yang dipicu oleh bentrokan antarwarga di Kota Ambon, Maluku, Indonesia tanggal 11 dan 12 September 2011. Dua kelompok massa saling melempar batu, memblokir jalan, dan merusak kendaraan di sejumlah titik di Kota Ambon serta sejumlah rumah warga dibakar. Akibat peristiwa ini, tujuh orang tewas, lebih dari 65 orang luka-luka, dan ribuan orang mengungsi. Kerusuhan ini sempat dikabarkan bermuatan SARA, walaupun pihak berwenang kemudian membantah hal tersebut.
Menurut keterangan Kepolisian kepada pers pada 11 September 2011, kerusuhan ini bermula dari kematian seorang tukang ojek bernama Darkin Saimen atau Darmin Saiman atau Darvin Saiman atau Darwis Saiman. Pria ini mengalami kecelakaan tunggal dari arah stasiun TVRI, Gunung Nona, menuju pos Benteng. Di daerah sekitar tempat pembuangan sampah, yang bersangkutan hilang kendali dan menabrak pohon gadihu. Ia kemudian menabrak rumah seorang warga di sana bersama Okto.
Nyawa tukang ojek itu tak terselamatkan sebelum sampai ke rumah sakit. Hal inilah yang menimbulkan dugaan ia sebenarnya dibunuh, bukan karena kecelakaan. Dia dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Lalu, ia diisukan dibunuh. Padahal, ia mengalami kecelakaan.
Dua hari pasca bentrok di sejumlah tempat, aktivitas Kota Ambon masih belum kembali normal. Belum ada perkantoran yang buka, toko-toko pun masih tutup. Bahkan, Ambon Plasa yang biasanya penuh sesak dengan pengunjung, tak beraktivitas.Kegiatan belajar-mengajar juga belum sepenuhnya aktif. Hari ini mereka sudah mulai kembali sekolah. Namun, tak semua murid bisa masuk, terutama mereka yang harus melewati daerah bekas bentrokan.
Namun Gubernur Maluku, Karel Albert Rahalu, pagi menyatakan sutuasi keamanan di Ambon telah kondusif, menyusul penambahan 200 personel Brimob Makassar ke Kota Ambon. Sementara, Wakil Walikota Ambon, Sam Latuconsina menyatakan, sampai saat ini belum ada aktivitas perkantoran pada lingkup Pemerintah Kota Ambon.
Konflik horisontal yang ada di Indonesia sering disebabkan dan bernuanasa SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan). Hal itu disebabkan oleh kondisi masyarakat Indonesia yang heterogen dan pluralis yang terdiri dari berbagai macam suku, agama, ras dan golongan. Contoh konflik antar suku yaitu Konflik Ambon 2011. Yang menjadi masalah disini ialah, apakah perbedaan suku dan ras ditambah lagi perilaku egoism, dan perbedaan pendapat menjadi penyebab lebih kuat untuk menimbulkan perpecahan antar masyarakat Ambon.
Adapun strategi untuk mengatasi konflik di Ambon ini adalah pengkompromian. Pengkompromian akan berhasil bila kedua belah pihak saling menghargai, dan saling percaya. Kepuasan diri-sendiri, Collaborating berarti kedua pihak yang berkonflik kedua belah pihak masih saling mempertahankan keuntungan terbesar bagi dirinya atau kelompoknya saja. Smoothing (Penghalusan) atau conciliation berarti tindakan mendamaikan yang berusaha untuk memperbaiki hubungan dan menghindarkan rasa permusuhan terbuka tanpa memecahkan dasar ketidaksepakatan itu. Conciliation berbentuk mengambil muka (menjilat) dan pengakuan Conciliation cocok untuk bila kesepakatan itu sudah tidak relevan lagi dalam hubungan kerja sama. Alhasil setelah dua hari pasca bentrok di sejumlah tempat, aktivitas Kota Ambon sudah kembali normal.

Konflik Di Sambas



Kerusuhan Sambas

Konflik Sambas adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di wilayah Kabupaten Sambas dan sekitarnya. Kerusuhan di Sambas sudah berlangsung sekitar tujuh kali sejak 1970, namun yang terakhir (tahun 1999) merupakan konflik terbesar dan akumulasi dari kejengkelan suku Dayak dan Melayu terhadap ulah oknum-oknum pendatang dari Madura. Akibatnya, orang-orang keturunan Madura yang sudah bermukim di Sambas sejak awal 1900-an itu ikut menjadi korban.
Awal peristiwa dilatar belakangi kasus pencurian ayam oleh seorang warga suku Madura yang ditangkap dan dianiaya oleh warga masyarakat suku melayu. Peristiwa berkembang dengan bergabungnya ratusan warga suku Madura dan menyerang warga suku Melayu yang berakibat tiga orang suku Melayu meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Selain itu terjadi pula kasus perkelahian antara kenek angkot warga suku Melayu dengan penumpang angkot warga suku Madura yang tidak mau membayar ongkos.
Akibatnya terjadi saling balas membalas antara warga suku Melayu dibantu suku Dayak menghadapi warga suku Madura dalam bentuk perkelahian, penganiayaan dan pengrusakan.  Peristiwa berkembang dengan terjadinya kerusuhan, pembakaran, pengrusakan, perkelahian, penganiayaan dan pembunuhan antara warga suku Melayu dibantu warga suku Dayak menghadapi warga suku Madura, yang meluas sampai kedaerah sekitarnya. Telah terjadi pengungsian warga suku Madura secara besar-besaran. Kemudian isu ini dieksploitir oleh kelompok-kelompok tertentu untuk kepentingannya. Peristiwa ini adalah kejadian yang kesepuluh sejak tahun 1977 dan juga pernah terjadi terhadap etnis yang lain.
Konflik berkepanjangan antara suku Melayu dibantu suku Dayak melawan suku Madura ternyata bukannya menemui jalan penyelesaian namun sebaliknya semakin memanas. Perselisihan di antara dua kubu seperti tidak berkesudahan, dendam yang melekat pada suku-suku tersebut semakin lama semakin besar. Pemerintah pun belum menemukan jalan yang tepat untuk mendamaikan suku yang bertikai. Sebagai akumulasi pertikaian tersebut, pecahlah kerusuhan besar-besaran di Kabupaten Sambas pada tahun 1999. Konflik besar yang memberikan dampak luar biasa bagi kehidupan masyarakat Sambas bahakan masyarakat Kalimantan Barat.
Pada tanggal 17 Januari 1999 pukul 01.30 WIB telah ditangkap dan dianiaya pelaku pencurian ayam warga suku Madura oleh warga suku Melayu. Kejadian ini menyulut amarah suku Madura yang kemudian membuat rencana penyerangan kepada suku Melayu. Dua hari kemudian, pada tanggal 19 Januari 1999 sekitar 200 orang suku madura dari suatu desa menyerang warga suku Melayu desa lainnya. Hari berikutnya terjadi perkelahian antara warga suku Madura dan warga suku Melayu karena tidak membayar ongkos angkot. Kejadian ini berkembang menjadi perkelahian antara kelompok dan antara desa yang disertai pembakaran, pengrusakan dan tindak kekerasan lainnya. Warga suku Melayu dibantu suku Dayak melakukan penyerangan, pembakaran, pengrusakan, penganiayaan dan pembunuhan terhadap warga suku Madura dan selanjutnya saling membalas.
Peristiwa mengerikan tersebut memberikan dampak besar terutama bagi warga Madura yang merasa semakin tertekan oleh aksi kubu lawan yang semakin brutal. Kerusuhan ini berkembang semakin besar, sebagai akibatnya terjadilah pengungsian warga Madura dalam jumlah cukup besar menuju Singkawang dan Pontianak bahkan hingga ke Malaysia. Korban akibat kerusuhan Sambas terdiri dari ; 489 orang tewas, 168 orang luka berat, 34 orang luka ringan, 3.833 rumah dibakar dan dirusak, 12 mobil dan 9 motor dibakar atau dirusak, 8 masjid atau madrasah dirusak serta dibakar, 2 sekolah dirusak, 1 gudang dirusak, dan 29.823 warga Madura mengungsi.
Kejadian tersebut tidak hanya mengakibatkan kepanikan bagi warga suku Melayu, suku Dayak maupun suku Madura. Kepanikan juga sangat dirasakan oleh masyarakat lain di kabupaten Sambas bahkan di Kalimantan Barat. Selain itu, aparat dan pemerintah setempat pun merasakan kepanikan tersebut. Meski demikian, aparat tetap dituntut untuk segera melakukan tindakan pengantisipasian kerusuhan tersebut.
Tindakan aparat keamanan yang dilakukan antara lain melokalisir dan mencegah meluasnya kejadian, kemudian membantu mengevakuasi para pengungsi, melakukan pencarian dan penyelamatan suku Madura yang melarikan diri ke hutan, setelah dibentuk penampungan, aparat lalu membantu para pengungsi ditempat penampungan. Setelah kejadian tersebut , barulah aparat dan pemerintah mengadakan dialog dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama, serta melakukan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku kriminal.
Kerusuhan antar suku yang terjadi di wilayah Sambas tersebut menyisakan masalah baru, yakni ribuan pengungsi yang berjejalan di tempat-tempat penampungan. Lebih dari 28 ribu pengungsi asal suku Madura memenuhi tempat penampungan yang tersebar di Singkawang dan Pontianak, ibu kota Kabupaten Sambas sekaligus Provinsi Kalimantan Barat. Para pengungsi itu sebagian besar adalah wanita, anak-anak, dan orang-orang lanjut usia. Pemerintah setempat terpaksa memakai gelanggang olahraga, stadion, asrama haji, barak militer, kantor pemerintah, kantor militer, dan bahkan gudang-gudang, untuk menampung pengungsi ini. Tapi jumlah pengungsi tetap lebih besar dari tempat yang tersedia. Asrama haji, misalnya, yang seharusnya hanya untuk 800 orang, dijejali lebih dari 3.000 pengungsi.
Sekitar 400 orang pengungsi lainnya ketakutan menjadi korban kebrutalan para penyerang, dan terpaksa lari menyelamatkan diri hingga ke perbatasan Serawak. Mereka terutama berasal dari Desa Sebubus dan Tinggak Sambas, Kecamatan Paloh, Sambas. Pengungsi itu menyeberang dengan kapal laut dari Pelabuhan Paloh ke Pelabuhan Samatan, di wilayah Malaysia yang berjarak 105 kilometer dari Kuching, Serawak.
Pasca kejadian tersebut, muncul masalah baru mengenai pengungsi. Terutama pengungsi dari warga Madura yang hijrah ke Malaysia, jika semuanya harus dipulangkan ke Madura, apakah pulau di ujung timur Pulau Jawa itu bisa menampung mereka, itu juga akan merepotkan.
Pemerintah Kalimantan Barat sendiri sebenarnya sudah punya niat untuk memindahkan masyarakat Madura itu ke Kabupaten Ketapang, di sebelah selatan Pontianak. Namun niat itu langsung ditolak oleh masyarakat Dayak dan Melayu asal Ketapang, yang Kamis pekan lalu mendatangi Gubernur Kalimantan Barat Aspar Aswin. Masyarakat Dayak dan Melayu tampaknya sudah punya tekad yang bulat untuk tidak lagi diusik oleh kehadiran warga Madura.
Selain masalah pengungsi, pemerinttah segera mengambil kebijakan mengenai penangan dari kasus ini terutama penegakkan hukum terhadap pelaku kerusuhan tersebut. Ada beberapa upaya proses hukum yang dilakukan pihak berwenang terhadap warga dua suku yang bertikai tersebut.
Indonesia merupakan Negara dengan beragam etnis di dalamnya. Beragamnya suku, agama, ras, dan golongan ini membuat Indonesia sebagai bangsa yang rawan konflik. Dari ujung timur sampai ujung barat bangsa ini sering kali terdengar jerit tangis bahkan tetesan darah menyelimuti Tanah Air. Semboyan yang terdapat di kaki kuat sang Burung Garuda “Bhineka Tunggal Ika” nampaknya belum menjiwai seluruh warga bangsa ini. Rasa satu kesatuan sebagai warga negara bukanlah hal yang utama, melainkan arti kata semboyan bangsa ini hanya sekedar wacana belaka. Di balik konflik antaretnis di Indonesia yang memecahkan satu kesatuan bangsa jika dilihat lebih mendalam terdapat sumbu yang membuat satu etnis dengan etnis lainnya hanya memperlihatkan rasa keaku-akuannya, rasa “kami”, dan “mereka”, mereka melihat etnis lain adalah kelompok luar darinya, dan etnis luar melihat etnis lain sebagai musuh baginya. Faktor penyebab konflik tersebut bermacam-macam, antara lain ; konflik terjadi diawali dengan terjadinya konflik individu, faktor ekonomi, perbedaan keyakinan atau agama, serta kesenjangan sosial. Factor penyebab konflik Sambas ini adalah factor suku, dan perbedaan kepercayaan.
Adapun strategi untuk mengatasi konflik di Sambas ini adalah Pemaksaan. Pemaksaan hanya cocok dalam situasi-situasi tertentu untuk melaksanakan perubahan-perubahan penting dan mendesak. Pemaksaan dapat mengakibatkan bentuk-bentuk perlawanan terbuka dan tersembunyi (sabotase). Avoding (Penghindaran) berarti menjauh dari lawan konflik. Penghindaran hanya cocok bagi individu atau kelompok yang tidak tergantung pada lawan individu atau kelompok konflik dan tidak mempunyai kebutuhan lanjut untuk berhubungan dengan lawan konflik. Compromissing (Pengkompromian) berarti tawar menawar untuk melakukan kompromi untuk mendapatkan kesepakatan. Tujuan masing-masing pihak adalah untuk mendapatkan kesepakatan terbaik yang saling menguntungkan.